Epson International Pano Awards 2026: Panggung Fotografi Panorama Terbesar Dunia Resmi Dibuka
Epson International Pano Awards 2026: Panggung Fotografi Panorama Terbesar Dunia Resmi Dibuka
Sobat Berita - Epson International Pano Awards 2026 kini resmi membuka pintu pendaftarannya bagi para fotografer di seluruh penjuru dunia untuk menunjukkan keajaiban sudut pandang luas melalui lensa kamera. Sebagai Sobat Berita | Sahabat Informasi Terpercaya Setiap Hari, kami menghadirkan kabar gembira ini bagi Anda yang ingin menguji kemampuan teknis dan artistik di kancah internasional. Epson Asia Tenggara kembali memperkuat posisinya sebagai sponsor utama, memberikan dukungan penuh bagi para pencerita visual, baik dari kalangan profesional berpengalaman maupun amatir yang baru memulai perjalanannya.
Kemitraan yang terjalin erat antara Epson dan kompetisi ini bukan sekadar bentuk sponsor biasa, melainkan sebuah komitmen untuk merayakan keindahan dunia dalam format panorama yang memukau. Dengan teknologi cetak mutakhir yang dimiliki Epson, setiap detail yang ditangkap oleh fotografer dapat diabadikan dengan kejernihan dan akurasi warna yang luar biasa.
![]() |
| “Silk of the Sea” karya Cao Thi Ngoc Diem, finalis The Pano Awards Southeast Asia Open Photographer of the Year 2025, yang mengabadikan proses pencucian kain sutra di Phu Yen Vietnam. |
Mengenal Lebih Dekat Seni Fotografi Panorama
Fotografi panorama merupakan salah satu disiplin ilmu dalam dunia visual yang menuntut rasio aspek minimal 2:1. Berbeda dengan fotografi konvensional, panorama memungkinkan penonton untuk merasakan sensasi imersif, seolah-olah mereka berada langsung di lokasi pengambilan gambar. Teknik ini sering kali melibatkan proses stitching (penggabungan beberapa foto) yang rumit untuk menciptakan satu gambar utuh tanpa celah.
Melalui ajang ini, para fotografer ditantang untuk melampaui batas kreativitas mereka. Tidak hanya sekadar memotret lanskap alam yang megah, tetapi juga bagaimana cara menangkap jiwa dari sebuah momen dalam sudut pandang yang lebih lebar dan dramatis.
Inovasi Baru di Tahun 2026: Kategori 'Aerial' untuk Fotografi Drone
Tahun ke-17 penyelenggaraan ini menandai langkah besar dengan diperkenalkannya kategori baru, yaitu Aerial, baik untuk divisi Terbuka (Open) maupun Amatir. Langkah ini merupakan respons terhadap perkembangan teknologi drone yang semakin masif di industri fotografi modern.
Fotografi udara kini bukan lagi milik eksklusif mereka yang memiliki akses ke helikopter. Dengan drone, fotografer dapat mengambil perspektif "mata burung" yang sebelumnya mustahil dicapai, memberikan dimensi baru pada komposisi panorama. Kategori ini akan menyoroti pola-pola geografis, arsitektur kota dari ketinggian, hingga fenomena alam yang hanya bisa dinikmati dari langit.
Selain kategori Aerial, para peserta tetap dapat mengirimkan karya terbaik mereka pada kategori utama lainnya, yaitu:
Alam dan Lanskap: Mengabadikan kemurnian alam liar.
Lingkungan Buatan dan Arsitektur: Fokus pada struktur bangunan dan tata ruang urban.
VR/360: Format imersif yang memberikan pengalaman visual menyeluruh.
Total Hadiah Fantastis Senilai US$50.000
Bagi para pemenang, Epson telah menyiapkan apresiasi yang luar biasa. Total hadiah untuk edisi tahun 2026 mencapai nilai lebih dari US$50.000 (setara dengan lebih dari Rp800 juta). Rincian hadiah tersebut mencakup:
Uang Tunai: Total US$15.000 dalam bentuk dana segar bagi para pemenang terpilih.
Hadiah Produk: Paket hadiah untuk pemenang umum kategori Terbuka senilai lebih dari US$11.000, yang terdiri dari uang tunai serta perangkat produk unggulan dari Epson seperti printer format besar seri SureColor.
Pengakuan Global: Karya para pemenang akan dipamerkan dan mendapatkan publikasi luas di berbagai media internasional.
Inspirasi dari Talenta Asia Tenggara
Sejak pertama kali digelar pada tahun 2010, kompetisi ini telah berkembang pesat. Pada tahun 2025 saja, terdapat lebih dari 3.000 karya yang masuk dari 95 negara berbeda. Menariknya, partisipasi dari kawasan Asia, khususnya Asia Tenggara, menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.
Contoh nyata adalah keberhasilan William Chua dari Singapura yang meraih gelar Southeast Asia Open Photographer of the Year 2025 lewat karyanya yang berjudul “Wildebeest”. Foto tersebut secara dramatis menangkap detail migrasi besar di Kenya dengan komposisi yang sempurna. Selain itu, Cao Thi Ngoc Diem dari Vietnam juga memukau juri dengan karya artistiknya “Silk of the Sea” yang masuk dalam jajaran finalis. Prestasi ini membuktikan bahwa fotografer regional kita mampu bersaing ketat dengan nama-nama besar di panggung global.
Panel Juri dan Ketentuan Pendaftaran
Penilaian karya pada The 17th Epson International Pano Awards 2026 akan dilakukan oleh panel juri yang terdiri dari para pakar dan fotografer legendaris dunia. Nama-nama seperti Bill Bailey, Aaron Spence, Dan Zafra, hingga Daniel Kordan dipastikan akan memberikan penilaian yang objektif dan sangat selektif.
Jadwal Penting yang Perlu Diingat:
Periode Early Bird: Pendaftaran awal tersedia hingga tanggal 22 Juni 2026. (Manfaatkan diskon 20% untuk pengiriman 5 foto atau lebih, serta peluang memenangkan hadiah kurator senilai $1.000).
Penyerahan Akhir: Batas waktu terakhir pendaftaran adalah tanggal 13 Juli 2026.
Fotografer diwajibkan mengirimkan karya dengan rasio aspek minimal 2:1. Bagi Anda yang tertarik untuk mencatatkan nama di sejarah fotografi dunia, pastikan untuk membaca syarat dan ketentuan lengkap serta melakukan pendaftaran melalui tautan resmi di
Ayo, dukung terus kreativitas anak bangsa! Jangan sampai ketinggalan informasi menarik lainnya seputar dunia teknologi, fotografi, dan berita terkini. Pastikan Anda terus mengikuti perkembangan terbaru di website kami agar selalu mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Sobat Berita | Sahabat Informasi Terpercaya Setiap Hari

.jpeg)




Posting Komentar untuk "Epson International Pano Awards 2026: Panggung Fotografi Panorama Terbesar Dunia Resmi Dibuka"