Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kalapas Jambi telusuri lokasi pasti video napi nyabu VC-an viral: Masih sumir

Kalapas Jambi telusuri lokasi pasti video napi nyabu VC-an viral: Masih sumir
Ringkasan Berita:Napi VC-an Isap Sabu Viral
  • Kalapas Jambi selidiki video viral napi diduga asyik isap sabu di sel.
  • Syahroni Ali sebut info masih sumir karena lokasi lapas belum pasti.
  • Penelusuran dilakukan guna pastikan kebenaran identitas napi dalam video.
  • Kalapas janjikan sanksi berat jika terbukti terjadi di Lapas Kelas IIA.
  • Peristiwa mencuat pasca-pelaksanaan razia rutin di berbagai lapas Jambi.

Kasus Kontroversial Narkoba di Lapas Jambi: Penyelidikan Sedang Berlangsung

Sobat Berita - Belakangan ini, publik dihebohkan dengan beredarnya sebuah video viral yang memperlihatkan seorang narapidana (napi) yang diduga sedang mengonsumsi narkotika jenis sabu di dalam sel. Video berdurasi 1 menit 49 detik tersebut menampilkan suasana yang mengejutkan, di mana sang napi tampak sedang melakukan video call sembari memegang sebuah alat isap (bong) dengan kepulan asap putih yang memenuhi ruangan, yang jelas mengindikasikan penggunaan narkoba. Kejadian ini tidak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga memicu kegaduhan besar terkait keamanan dan pengawasan di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) di Jambi.

Sebagai respons terhadap viralnya video ini, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, mengeluarkan pernyataan tegas namun berhati-hati. Dalam wawancaranya, Syahroni mengungkapkan bahwa informasi yang beredar hingga saat ini masih belum jelas dan masih dalam tahap penyelidikan. Meski video tersebut mencantumkan kata "Lapas Jambi," namun hal ini dianggap terlalu umum mengingat wilayah Jambi memiliki banyak lapas yang tersebar di berbagai daerah, termasuk di Muara Sabak dan Sarolangun. Bahkan, lokasi pasti di mana video tersebut diambil masih belum bisa dipastikan.

Penyebutan "Lapas Jambi" yang Ambigu

Syahroni Ali menjelaskan lebih lanjut bahwa penyebutan "Lapas Jambi" dalam unggahan tersebut sangatlah ambigu dan tidak bisa langsung mengarah pada satu lokasi yang spesifik. Jambi sendiri, sebagai provinsi yang memiliki banyak unit lapas di bawah pengawasan, harus memastikan dulu apakah kejadian tersebut benar-benar terjadi di lapas yang berada di bawah naungannya. Hal ini karena setiap lapas di Jambi bisa jadi memiliki sistem dan pengawasan yang berbeda-beda.

“Ini informasinya masih sangat sumir, kami tidak tahu apakah kejadian ini terjadi di Lapas Jambi atau di salah satu lapas yang ada di wilayah kabupaten lain seperti Muara Sabak atau Sarolangun,” kata Syahroni Ali dalam keterangannya pada Jumat (27/3/2026). Ia menambahkan bahwa pihaknya kini tengah melaksanakan serangkaian penyelidikan untuk memastikan apakah pria dalam video tersebut benar-benar merupakan narapidana yang berada dalam salah satu lapas di Jambi, atau jika itu hanya kebetulan terkait dengan tempat lain.

Penyelidikan Internal Sedang Berlangsung

Saat ini, pihak Lapas Kelas IIA Jambi sedang melakukan serangkaian proses identifikasi yang mendalam untuk memverifikasi kebenaran video tersebut dan lokasi kejadian. Meskipun informasi awal belum bisa dipastikan, Syahroni menegaskan bahwa jika pelanggaran ini terbukti terjadi di bawah pengawasannya, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas kepada narapidana yang terlibat.

Syahroni juga menekankan bahwa mereka memiliki komitmen untuk memberantas peredaran narkoba di dalam lapas. Ia berjanji bahwa jika hasil penyelidikan menunjukkan bahwa napi dalam video tersebut memang terlibat dalam penggunaan narkoba, maka pihaknya akan memberikan hukuman yang berat sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Jika ini memang benar, saya pastikan ada hukuman berat terhadap napi yang bersangkutan,” ujarnya. Komitmen ini sangat penting, mengingat peredaran narkoba di dalam lapas merupakan masalah serius yang terus menjadi perhatian pemerintah.

Razia Terbaru Sebelum Kasus Viral

Ironisnya, dugaan pelanggaran yang mencuat ini terjadi tak lama setelah pihak berwenang di Jambi baru saja selesai melaksanakan razia rutin di sejumlah lapas. Razia yang bertujuan untuk memberantas segala bentuk pelanggaran, termasuk narkoba, di dalam lembaga pemasyarakatan tersebut menunjukkan bahwa masalah narkoba di dalam lapas Jambi masih menjadi isu besar. Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang terlarang, meskipun tidak ditemukan bukti yang langsung mengarah pada narapidana yang menggunakan narkoba.

Sejumlah data yang dihimpun dari razia tersebut menunjukkan bahwa peredaran narkoba di dalam lapas memang menjadi tantangan serius. Menurut laporan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, jumlah kasus narkoba yang terungkap dalam lapas di Indonesia pada tahun 2025 meningkat hampir 15% dibandingkan tahun sebelumnya. Di Jambi, pihak berwenang mengungkapkan bahwa mereka telah berusaha semaksimal mungkin untuk menekan peredaran barang haram tersebut, namun tantangan yang dihadapi tetap besar.

Tindak Lanjut dari Kakanwil Ditjen Permasyarakatan Jambi

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, juga memberikan penjelasan lebih lanjut terkait video viral tersebut. Ia mengaku telah menginstruksikan Kalapas Jambi untuk segera menindaklanjuti kasus ini dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh. “Terkait dengan dugaan dalam video tersebut, saat ini saya sudah perintahkan Kalapas Jambi untuk mendalami dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mencari kebenarannya,” ujar Irwan. Ia menegaskan bahwa jika terbukti terjadi pelanggaran narkoba di dalam lapas yang ada di wilayahnya, pihaknya tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas.

Irwan juga berharap agar kejadian ini hanya merupakan dugaan belaka. Namun, jika terbukti ada narapidana yang terlibat dalam tindak pidana narkoba, pihaknya akan memberikan sanksi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Semoga ini hanya dugaan, namun jika terbukti benar siapa pun yang terlibat, tentu akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang ada,” tegas Irwan.

Harapan Masyarakat dan Tanggung Jawab Bersama

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan yang ketat di dalam lembaga pemasyarakatan, terutama terkait dengan peredaran narkoba. Seiring dengan perkembangan kasus, banyak pihak yang berharap bahwa pihak berwenang dapat segera memberikan kejelasan dan menindaklanjuti dugaan pelanggaran ini dengan serius. Kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan sangat dipengaruhi oleh bagaimana kasus-kasus seperti ini ditangani.

Masyarakat juga mengharapkan bahwa setiap pihak yang terlibat dalam tindak pidana narkoba, baik itu narapidana atau petugas yang tidak menjalankan tugasnya dengan benar, dapat diberikan sanksi yang tegas. Hal ini bertujuan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan dan menjaga keamanan serta integritas lembaga pemasyarakatan di Indonesia.

Penutup

Kejadian ini tentunya memberikan gambaran betapa kompleks dan seriusnya permasalahan narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan. Sebagai bagian dari upaya negara untuk menjaga keamanan dan ketertiban, pemberantasan peredaran narkoba di lapas harus dilakukan dengan lebih intensif dan tegas. Kita semua berharap agar penyelidikan terkait video viral ini dapat berjalan dengan transparan dan akuntabel, serta memberikan efek jera bagi semua pihak yang terlibat dalam tindak pidana narkoba.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit atau membutuhkan bantuan terkait masalah narkoba, segera hubungi layanan kesehatan jiwa atau profesional di puskesmas atau rumah sakit terdekat. Pemerintah juga menyediakan berbagai layanan untuk menangani masalah ini secara serius dan profesional.

Posting Komentar untuk "Kalapas Jambi telusuri lokasi pasti video napi nyabu VC-an viral: Masih sumir"